Bookmark and Share
Buku Terbaru
...Segalanya Bagiku
…Segalanya Bagiku, adalah kumpulan kisah nyata yang menginsyafkan banyak orang yang lupa akan peran ibunya sendiri. Inilah kisah sosok SEDERHANA yang MEMPERKAYA kebijaksanaan kita. Buku kecil yang bisa membesarkan hati kita.

- Narsis Dad
Narsis? Di zaman sekarang ini perlu banget deh sikap narsis (ooops, narsis atau pede ya? Baca deh buku ini, entar pasti tahu jawabannya.

Awet Muda, Tetap Cantik, & Sehat Alami
Awet muda. Setiap orang pasti mendambakannya, terutama kaum hawa. Bagaimana dengan Anda? Buku ini berisi tentang tips-tips cerdas sehat alami untuk menunjang keawetmudaan juga kecantikan para wanita.

Beli Buku Lewat SMS

gambarTinggal sms ke 0821 38 388 988, buku dikirim ke rumahmu.

Mau Kirim Naskah?
Catatan Kamu

Tahun 1997 adalah titik awal dalam karir menulisnya, dimana karyanya menjuarai lomba menulis tingkat SMA se-kabupaten Bogor yang diadakan oleh Majalah Gatra, menyusul kemudian dimuat di majalah yang sama.

Arsip Catatan

Leutika Prio

Meraih Sukses dengan Menjadi Aktivis Kampus

Penulis: Miftahul Huda, Kategori: Motivasi dan Pengembangan Diri
Meraih Sukses dengan Menjadi Aktivis Kampus

Klik untuk memperbesar gambar
Terbit: Juni 2010
Tebal: 200 halaman
Harga: Rp. 32.000,00
Deskripsi:

Bila sampai detik ini, saudara masih beranggapan menjadi aktivis akan menghambat karir akademik anda, maka segeralah ‘bertaubat’ dari anggapan tersebut. Sebab siapa saja yang hidup di lingkup aktivis, tak lain adalah generasi muda penuh tekad, peka terhadap lingkungan, sekaligus kritis dengan segala hal. Prinsip semacam ini, tidak dimiliki oleh mahasiswa ‘cengeng’ yang cenderung menjauhi ranah aktivis, dan lebih memilih konsen di dunia akademik. Alasan mereka, “Aku tak mau kuliahku terganggu!”
Ah, tak tahu darimana mereka mendapatkan alasan tersebut!?
Dewasa ini, menjadi aktivis bukan berarti menjadi mahasiswa yang bobrok di ranah akademis. Hancurkanlah paradigma semacam itu. Sebab Miftahul Huda, mencoba menggagas kenyataan, bahwa di ranah ini keseimbangan bisa ditempuh. Tentu dengan mengabaikan arti konsekuensi yang biasa dikoar-koarkan.