Bookmark and Share
Buku Terbaru
...Segalanya Bagiku
…Segalanya Bagiku, adalah kumpulan kisah nyata yang menginsyafkan banyak orang yang lupa akan peran ibunya sendiri. Inilah kisah sosok SEDERHANA yang MEMPERKAYA kebijaksanaan kita. Buku kecil yang bisa membesarkan hati kita.

- Narsis Dad
Narsis? Di zaman sekarang ini perlu banget deh sikap narsis (ooops, narsis atau pede ya? Baca deh buku ini, entar pasti tahu jawabannya.

Awet Muda, Tetap Cantik, & Sehat Alami
Awet muda. Setiap orang pasti mendambakannya, terutama kaum hawa. Bagaimana dengan Anda? Buku ini berisi tentang tips-tips cerdas sehat alami untuk menunjang keawetmudaan juga kecantikan para wanita.

Beli Buku Lewat SMS

gambarTinggal sms ke 0821 38 388 988, buku dikirim ke rumahmu.

Mau Kirim Naskah?
Catatan Kamu

Tahun 1997 adalah titik awal dalam karir menulisnya, dimana karyanya menjuarai lomba menulis tingkat SMA se-kabupaten Bogor yang diadakan oleh Majalah Gatra, menyusul kemudian dimuat di majalah yang sama.

Arsip Catatan

Leutika Prio

Curhat Jalan Raya

Penulis: Ifa Avianty dkk, Kategori: Kajian Popular
Curhat Jalan Raya

Klik untuk memperbesar gambar
Terbit: Juli 2010
Tebal: 209 halaman
Harga: Rp. 39.000,00
Deskripsi:

Kalau ada orang datang ke rumah Anda kemudian curhat tentang polemik keluarga atau kebisingan para tetangga, itu sih biasa. Tetapi, apabila ada sekumpulan orang yang ngerumpi tentang keadaan jalan raya, baru kita anggap sebagai sesuatu yang luar biasa.
•    Jangan coba-coba gak kasih recehan ke kantong pengamen, atau kamu akan mendapati pengalaman unik seperti Dhiora Bintang. Sekumpulan pengamen tiba-tiba saja memberinya recehan gara-gara dia gak kasih selembar uang. Dengan gaya menyindir, si pengamen bilang,   “Di depan masih banyak pengamen, jadi kasih (recehan) ini ke mereka.”
•    Belok kiri ikuti lampu! Tentu kamu pernah dengar peraturan lalu lintas satu ini. Nah, bagaimana kejadiannya kalau niat hati pengin nurut peraturan, tapi malah dapat bentakan? Yuk, kita ikuti pengalaman konyol dari Dedi Sasmito Utomo.
•    Di Makassar, konvoi mobil pengantar jenazah hampir setiap hari menghiasi jalan raya. Ternyata, hal ini menjadi polemik tersendiri bagi masyarakat setempat. Ketika konvoi lewat, banyak penduduk yang melontarkan kalimat semacam “Kurang ajara’! Mapparecu mi jamanna. Mate lalono.” Pena Hijau mencatat pengalaman penuh ironinya, di mana jenazah yang semestinya diantar pakai doa, tapi malah dilempari dengan kalimat serapah.
Buku Curhat Jalan Raya adalah kumpulan 30 karya terbaik dari 279 peserta Lomba Curhat Jalan Raya. Dari Lomba ini, Leutika berhasil menarik simpati peserta dari Hongkong, Malaysia, Singapura, dan Mesir untuk mencurahkan unek-uneknya tentang keadaan jalan raya. Selain 3 pengalaman di atas, masih banyak cerita menarik seperti: celaka gara-gara lubang di jalan raya, angkot gaul, macet bikin muka pucet, pengalaman pertama naik motor, dan beberapa kritik masyarakat kepada para pengamen, pengemis, dan tidak lupa pada kinerja pihak kepolisian.